Banyak kandidat mengajukan pertanyaan yang sama setelah wawancara: haruskah saya mengirim email ucapan terima kasih setelah wawancara, atau apakah itu opsional?
Meskipun mungkin terasa tidak perlu, canggung, atau ketinggalan zaman, email ucapan terima kasih tetap menjadi salah satu cara paling sederhana untuk memperkuat profesionalisme dan minat.
Jawaban Singkat: Ya, Anda Harus Mengirimnya
Dalam sebagian besar situasi, jawaban untuk haruskah saya mengirim email ucapan terima kasih setelah wawancara adalah ya. Itu diharapkan di banyak industri dan jarang merugikan pencalonan Anda.
Pesan singkat dan bijaksana membantumu tetap diingat saat keputusan sedang dibuat.
Mengapa Email Ucapan Terima Kasih Masih Penting
Manajer perekrutan sering mewawancarai banyak kandidat dalam waktu singkat. Email ucapan terima kasih memperkuat nama Anda, minat Anda, dan profesionalisme Anda.
Bahkan ketika itu tidak mengubah keputusan akhir, itu dapat meningkatkan cara Anda diingat.
Situasi Di Mana Anda Harus Selalu Mengirimnya
- Wawancara kerja formal
- Wawancara panel atau di tempat
- Wawancara putaran final
- Wawancara dengan manajer perekrutan atau eksekutif
Dalam kasus ini, melewatkan email ucapan terima kasih mungkin menonjol secara negatif.
Situasi Di Mana Mungkin Opsional
Beberapa wawancara bersifat informal atau transaksional, seperti panggilan penyaringan singkat. Bahkan kemudian, mengirim email ucapan terima kasih jarang merupakan kesalahan.
Jika ragu, mengirimnya lebih aman daripada melewatkannya.
Apakah Email Ucapan Terima Kasih Meningkatkan Peluang Anda?
Email ucapan terima kasih tidak akan mengubah kandidat yang tidak memenuhi syarat menjadi karyawan, tetapi dapat memengaruhi keputusan yang ketat.
Ketika keterampilan dan pengalaman serupa, profesionalisme dan perilaku follow up bisa menjadi masalah.
Apa yang Diharapkan Perekrut dan Manajer Perekrutan
Banyak perekrut mengharapkan email ucapan terima kasih sebagai sopan santun standar. Ketidakhadirannya bisa terasa mencolok, meskipun tidak disengaja.
Harapan bervariasi menurut industri, tetapi peran profesional sering mengasumsikan follow up.
Waktu Masih Penting
Mengirim email ucapan terima kasih terlalu terlambat mengurangi dampaknya. Sebagian besar kandidat mengirimnya dalam waktu 24 jam.
Untuk panduan waktu yang terperinci, lihat kapan harus mengirim email ucapan terima kasih setelah wawancara .
Alasan Umum Kandidat Ragu
- Takut terdengar putus asa
- Ketidakpastian tentang apa yang harus dikatakan
- Menganggap itu tidak penting
- Tidak memiliki email interviewer
Sebagian besar kekhawatiran ini tidak berdasar. Pesan singkat dan profesional sudah cukup.
Apa yang Terjadi Jika Anda Tidak Mengirimnya
Tidak mengirim email ucapan terima kasih jarang mendiskualifikasi Anda, tetapi itu menghilangkan sinyal positif dari pencalonan Anda.
Dalam peran kompetitif, sinyal yang hilang itu bisa menjadi masalah.
Putusan Akhir: Haruskah Anda Mengirim Email Ucapan Terima Kasih Setelah Wawancara?
Pilihan paling aman dan paling profesional adalah ya. Jika Anda bertanya haruskah saya mengirim email ucapan terima kasih setelah wawancara, jawabannya hampir selalu kirim satu.
Email ucapan terima kasih yang bijaksana memperkuat minat, profesionalisme, dan rasa hormat terhadap waktu interviewer. Siap membuatnya? Pelajari proses langkah demi langkah dalam panduan kami tentang cara mengirim email ucapan terima kasih setelah wawancara .







